DIKBUD BULUKUMBA,  DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BULUKUMBA

Pansus 3 DPRD Kabupaten Bulukumba Studi Komparasi Ranperda Pengelolaan Pendidikan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang

13 orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan yang tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) 3 penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pengelolaan Pendidikan melakukan sharing study komparasi bersama jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jum’at, 18 Desember 2020 inipun diterima secara langsung oleh Siti Ratnawati, SH., M.Pd jabatan Sekretaris Disdikbud didampingi Dra. Sri Handayani Wahyu Widayati, MM Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan, Dra. Rr. Andayoen Sri Adriana, M.AP jabatan Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal serta Drs. Dodik Teguh Pribadi, M.Pd Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikbud.

Dalam prakata sambutannya, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Siti Ratnawati, SH, M.Pd menghaturkan terima kasih atas perkenan Pansus 3 DPRD Kabupaten Bulukumba memilih Disdikbud Kota Malang sebagai locus studi komparasi persiapan penyusunan Ranperda tentang Pengelolaan Pendidikan.

” Kehadiran kami disini, tidak lain ingin sharing sekaligus studi komparasi agar penyusunan Ranperda Pengelolaan Pendidikan di daerah kami dapat maksimal yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bulukumba. Selain itu bagaimana proses, indikator dan berbagai hal yang mempengaruhi dalam penyusunan Perda yang telah dilakukan di Kota Malang ” terang Syamsir Paro, ketua Pansus 3 Ranperda Pengelolaan Pendidikan yang mewakili, Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Bulukumba Siti Aminah Syam.

Selanjutnya, Siti Ratnawati langsung memberikan gambaran proses penyusunan Ranperda Pengelolaan Pendidikan yang telah dilakukan di Kota Malang. Penyusunan Ranperda melibatkan berbagai unsur dan lintas sektor, yang digabung dalam sebuah tim kecil. Tim kecil ini terdiri dari Komisi D DPRD Kota Malang, Bagian Hukum, Dewan Pendidikan, K3S, MKKS, Pakar Pendidikan, jajaran Disdikbud Kota Malang yang kemudian dikoordinasikan serta di komunikasikan dengan Bagian Hukum dan HAM Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

” Setiap satuan dan jenjang pendidikan di Kota Malang mendapatkan porsi sesuai peraturan dan aturan ynag berlaku. Selain memperoleh BOSNAS, Pemkot Malang melalui Disdikbud juga menganggarkan BOSDA untuk mendukung program pendidikan gratis SD dan SMP Negeri, dana hibah BOSDA untuk sekolah Swasta, alokasi anggaran BOP untuk satuan PAUD, serta Dana Hibah bagi sekolah swasta termasuk MI dan MTs swasta. Selain itu, kami juga memiliki anggaran pemberian beasiswa bagi siswa / mahasiswa berprestasi, siswa / mahasiswa tidak mampu. Karena meskipun kewenangan Disdikbud Kota Malang hanya pada PAUD SD dan SMP , namun semua adalah warga Kota Malang dan berhak mendapatkan perhatian yang sama sesuai porsinya masing – masing. ” Beber Siti Ratnawati.

Visi

Terwujudnya pendidikan yang bermutu dan mandiri guna tersedianya sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, beriman, bertaqwa dan berakhlak mulia.

Kantor

 Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 41, Bulukumba, Kec. Ujung Bulu,Kab. Bulukumba, Prov. Sulawesi Selatan
92511

cross